Perkenalkan, namaku sholikhan... aku lahir 30 tahun yang lalu di kota kecil bernama kudus. Aku mulai mengenal internet pada tahun 2000 saat menjalani kursus komputer di salah satu LPK di semarang Jawa Tengah. Saat itu, aku masih bekerja sebagai seniman dekorasi sebagai tukang ukir sterofoam. Ketertarikanku dengan dunia internet dan komputer semakin kuat sehingga tahun 2005 aku memutuskan untuk bekerja sambil kuliah di salah satu perguruan tinggi komputer di semarang juga. Alhamdulillah, sudah lulus S1 di tahun 2009. Tentang blog, aku mulai ngeblog di awal tahun 2009 kemudian merambah juga di facebook, twitter dan lain sebagainya. Meskipun masih mengandalkan warnet, tetap saja aku semangat untuk terus eksis dengan internet.

Maklum lah, leptop belum punya, hape pun masih hape jadul, beda dengan sekarang... ngenet udah pake leptop dengan modem dan tentunya pake
axis, hehehe. Murah lho.. mulai Rp.49.000,- per bulan, gak percaya...liat aja nih tabel tarifnya. (untuk lebih lengkapnya, langsung aja meluncur
ke sini).
Yach, sejak awal 2010 aku ngajar komputer grafis di LPK komputer almamaterku dulu dan juga sebagai guru ekskul desain grafis di SMA Negeri favorit di semarang, sehingga aku makin punya banyak waktu untuk eksis dengan internet. Tak kusia-siakan internet dengan membuka jasa online pembuatan desain dan blog. Walau hanya sebagai sampingan saja, alhamdulillah ada saja yang memesan, lumayan... buat tambah biaya kos-kosan, hehe... (maklum anak kos).
Namun, di akhir tahun 2010 kejenuhan akan mengajar datang menyelimuti pikiran. Maklum, asalnya aku pekerja lapangan.. susah untuk betah bekerja formal, dengan pakaian formal, dengan suasana dan lingkungan serba formal. Akhirnya, di awal tahun 2011 aku banting setir lagi, dari ngajar menjadi seniman kaligrafi. Aku bergabung di sebuah gallery kaligrafi di semarang sebagai desainer kaligrafi. Walau tidak mahir banget kaligrafi, tapi aku pernah belajar selama dua tahun di sanggar kaligrafi di kota kudus Pimpinan (Alm) H. Noor Aufa Shiddiq, yang beliau baru saja wafat tiga hari yang lalu (semoga arwah beliau mendapatkan tempat yang layak di sisi-Nya).

Setahun pun berlalu, selama menjadi seniman kaligrafi, aku mulai jarang eksis dengan internet. Lihat aja di arsip blog-ku yang sepi postingan, hehe. Hanya sesekali update facebook dan twitter, itupun lewat hape doang. Sampai pada sekitar seminggu yang lalu, ketika iseng mengetikkan kata kunci
"lomba blog" di google, aku menemukan
Blog Writing Competition : Eksis dengan Internet. Wah, pas banget nih... dah lama gak eksis dengan internet, ketemu
axis, jadi pengen
eksis lagi dengan internet.
Ngomong-ngomong tentang
eksis dengan internet, apa sih sebenarnya yang disebut
eksis itu? apa tiap hari harus posting blog? tiap detik tiap waktu update status di facebook dan twitter? atau tiap kali ada permasalahan selalu ditanyakan kepada mbah google? atau?...... ? Sebelum kita ngobrol panjang lebar tentang
eksis dengan internet, kita harus tahu dulu arti kata "
eksis" .
Eksis sendiri bisa diartikan dengan selalu ada, diakui, atau... (apa ya, susah juga arti katanya) hehe. Nah, menurut aku nih... menurut aku ya.. syukur-syukur ada yang idem, hehe. Eksis dengan internet itu menyesuaikan siapa penggunanya.

Kalau dia seorang dokter maka ia akan disebut
eksis dengan internet kalau dia bisa memanfaatkan media internet untuk memberikan pencerahan atau wacana atau apapun tentang ilmu kedokteran, sehingga masyarakat umum bisa berinteraksi dan berkonsultasi mengenai permasalahan kesehatan.
Kalau dia seorang dosen atau guru, maka ia akan disebut
eksis dengan internet kalau dia bisa memanfaatkan media internet untuk menuangkan materi-materi pembelajarannya sehingga mudah diakses oleh mahasiswa atau siswa itu sendiri. Dan ada juga interaksi antara dosen dengan mahasiswa ataupun guru dengan siswa, baik melalui jejaring sosial maupun istan messenger sehingga tak ada jarak antara keduanya.

Kalau dia seorang wirausaha, maka ia akan disebut
eksis dengan internet kalau dia bisa memanfaatkan media internet untuk menjalankan bisnisnya, berinteraksi dengan konsumen di dunia maya, terus mencari peluang dan tidak lupa untukk membagi-bagi informasi ataupun tips seputar usaha yang digelutnya. Juga bisa juga untuk berbagi pengalaman bagaimana untuk menjadi seorang wirausaha. Sehingga bisa memberikan pencerahan bagi masyarakat yang membutuhkan informasi mengenai wirausaha.
Beda lagi dengan dia yang seorang anak pelajar SMP atau SMA, dia akan disebut
eksis dengan internet oleh teman-teman sebayanya kalau dia secara berkala mengupdate foto-foto narsis dan status-status lebay di facebook atau twitter atau yang lainnya. Nah, inilah fenomena yang kurang baik yang sedang mewabah di jaman sekarang ini.

Internet, yang mempunyai berjuta manfaat positif akan menjadi sempit kalau hanya digunakan sebagai media narsis dengan jejaring sosial dan instan messenger saja. Karena itu, marilah.. berawal dari diri kita sendiri.. mari kita manfaatkan media internet untuk bisa
eksis dengan internet sesuai dengan siapa kita, profesi kita dan tentunya manfaatkanlah media internet agar bisa memberi manfaat kepada siapa saja yang bisa mengaksesnya.
Terakhir, beberapa tips yang bisa dilakukan agar tetep bisa eksis dengan internet :
- Apapun jenis gadget atau perangkat komputer atau modem yang kamu gunakan, jangan lupa tetap pake axis, karena terbukti bisa memenuhi keinginan kita untuk eksis dengan internet
- Gunakan media internet untuk hal yang positif sesuai dengan profesi kita.
- Jangan terlalu mengumbar hal yang sangat pribadi di jejaring sosial ataupun yang lainnya
- Pilih teman atau jaringan yang anda anggap baik dan sesuai dengan profesi.
- Sekali lagi, jangan lupa... baca lagi tips yang pertama... hehehe.
Selamat
eksis dengan internet bersama
axis. Karena
axis jurus jitu
eksis di internet.
